Tuesday, September 23, 2008

GUDEG DEWI

Gudeg telah menjadi salah satu ikon Yogyakarta yang sangat terkenal. Masakan tradisional ini memang memiliki daya tarik yang khas, khususnya pada rasanya yang manis dan gurih. Sangat pas untuk sarapan pagi bersama dengan bubur atau menu makan malam sambil lesehan...mmmm...nikmat banget.
Di Yogyakarta, kita dapat menemukan penjual gudeg bertebaran di setiap ujung jalan. Mulai dari tengah kota sampai pinggir kampung.
Nah, yang mau saya ceritakan ini adalah sebuah warung gudeg yang letaknya cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta, namun soal rasa tidak boleh diabaikan.
GUDEG DEWI, demikian warung itu diberi nama. Sesuai dengan nama pemiliknya. Terletak di Jl. Kakap Raya, Minomartani, di sebelah utara kota Yogyakarta. Memang cukup jauh dari kota. Tetapi bagi mereka yang tinggal di daerah utara, tentu tidak terlalu jauh.
Selama saya tinggal di Yogyakarta, berbagai jenis makanan dan tempat makan telah saya coba.
Dalam hal gudeg, saya menjamin GUDEG DEWI tidak kalah dengan gudeg-gudeg lain yang telah lama berkibar namanya. Bahkan saya berani mengatakan, GUDEG DEWI memiliki kelebihan dalam hal rasa. Sebagai GUDEG BASAH, GUDEG DEWI memiliki rasa gurih yang sangat khas, guruhnya pas, manisnya pas, sehingga tidak neg.
Coba deh...

Tuesday, September 9, 2008

Whatever will be, Jogja is beauty

Kadang bingung mau ngomong apa. Tetapi, menurutku, apapun yang terjadi di Jogja, Jogja tetep cantik tuh...
meskipun pada ribut soal jabatan gubernur, kota yang semakin kotor dan smerawut, dan seabrek masalah lain... Jogja tetep cantik...

Thursday, September 4, 2008

A Beauty Prambanan


Kemana saat liburan tiba?
Salah satu alternatif yang layak menjadi tujuan untuk berwisata untuk liburan adalah Candi Prambanan. Hanya dengan Rp. 3.000,-, kita bisa menikmati perjalanan yang menyenangkan dari kota Yogya menuju Prambanan, dengan menggunakan bus Trans Jogja.

Selain panorama Candi yang memang sungguh cantik, kita juga bisa jalan-jalan sambil itung-itung olah raga ringan dan menikmati udara yang segar.

Kemudian setelah capek, kita bisa minum dan yang penting...makan pecel khas prambanan yang memang ...mak nyossss.,......

Kita juga bisa mendapatkan souvenir-souvenir cantik dengan harga yang cukup terjangkau...

Mau..???

Candi Prambanan, sebenarnya bernama Candi Rara Jonggrang atau Candi Sewu. Disebut demikian karena menurut legenda jawa, di dalam candi ini terdapat patung Rara Jonggrang, seorang puteri cantik yang disihir oleh Bandung Bandawasa menjadi patung karena menggagalkan usaha pembangunan candi oleh Bandung Bandawasa. Disebut Candi Sewu karena dalam komplek ini terdapat seribu bangunan candi. Namun candi ini lebih di kenal dengan nama Candi Prambanan, karena letaknya di Prambanan, sebuah wilayah perbatasan antara propinsi Jawa Tengah dan DIY. Desa Prambanan sendiri wilayahnya masuk antara kabupaten Sleman dan Klaten. Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh salah seorang dari kedua orang ini, yakni: Rakai Pikatan, raja kedua wangsa Mataram I atau Balitung Maha Sambu semasa Wangsa Sanjaya.